Back to homepage

Tugas dan Fungsi

Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Agro yang selanjutnya disebut Balai Besar Industri Agro berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri. 

Tugas Pokok : 

Melaksanakan standardisasi industri, optimalisasi pemanfaatan teknologi industri dan industri 4.0, industri hijau, dan pelayanan jasa industri agro.
 

Fungsi :

a.  pelaksanaan analisis, penerapan, dan pengawasan standardisasi industri agro; 
 b. pelaksanaan optimalisasi pemanfaatan teknologi industri di bidang industri agro;
 c. pendampingan dan konsultansi di bidang standardisasi, optimalisasi pemanfaatan teknologi industri, industri 4.0, industri hijau, dan jasa industri di bidang industri agro;
 d. pelaksanaan pengujian, kalibrasi, inspeksi teknis, penyelenggara uji profisiensi, produsen bahan acuan, dan verifikasi di bidang industri agro;
 e. pelaksanaan sertifikasi sistem manajemen, produk, teknologi, dan industri hijau di bidang industri agro;
 f.  pelaksanaan fasilitasi kemitraan layanan jasa industri agro;
 g. pelaksanaan pengumpulan dan pengolahan data serta penyajian informasi;
h.  pelaksanaan urusan perencanaan, program, anggaran, kepegawaian, keuangan, organisasi, tata laksana, administrasi kerja sama, hubungan masyarakat,  pengelolaan  barang milik negara, persuratan, perpustakaan, kearsipan, dan rumah tangga; dan 
 i.  pelaksanaan evaluasi dan pelaporan. 

 

Balai Besar Industri Agro terdiri atas:

a. Bagian Tata Usaha; dan
b. Kelompok Jabatan Fungsional. 
 
Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan perencanaan, program, anggaran, kepegawaian, keuangan, organisasi, tata laksana, administrasi kerja sama, hubungan masyarakat, pengelolaan barang milik negara, persuratan, perpustakaan, kearsipan, dan rumah tangga serta pelaksanaan evaluasi dan pelaporan. 
 
Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi: 
a. pelaksanaan urusan perencanaan, program, anggaran, evaluasi, dan pelaporan; dan
b. pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, organisasi, tata laksana, administrasi kerja
    sama, 
hubungan masyarakat, pengelolaan barang milik negara, persuratan, perpustakaan,
    kearsipan, dan 
rumah tangga. 
 
 
Struktur organisasi Bagian Tata Usaha terdiri atas kelompok Jabatan Fungsional